Tampilkan postingan dengan label notebook. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label notebook. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 29 Maret 2008

TUTORIAL: SHARING INTERNET ANTARA PDA DAN NOTEBOOK/PC

SHARING INTERNET ANTARA PDA DAN NOTEBOOK/PC

PDA memang dirancang untuk kebutuhan mobile application. Saat ini, kemampuan PDA berbasis Pocket PC sudah semakin baik dan tidak kalah dengan PC Desktop. Performa aplikasinya pun cukup memuaskan.

Untuk berselancar di Internet, selain menggunakan layanan GPRS dari operator mobile phone atau layanan Hotspot (bila memiliki fasilitas WiFi) dari sebuah Internet Service Provider (ISP), kita juga bisa memanfaatkan koneksi Internet dari PC atau Notebook yang terhubung dengan sebuah jaringan, seperti jaringan kantor. PDA dihubungkan ke komputer melalui kabel USB yang disertakan. Tentunya, komputer tersebut harus sudah terinstal dengan Microsoft ActiveSync. Prinsipnya, metode yang digunakan di sini adalah sharing koneksi Internet melalui Proxy Server. Jadi, PDA dianggap sebagai client dari PC atau Notebook yang dalam hal ini berfungsi sebagai Proxy Server. Langkah-langkah yang harus dilakukan cukup mudah, yaitu menjalankan aplikasi Proxy Server di PC atau Notebook dan mengkonfigurasi PDA.

Mengaktifkan Aplikasi Proxy Server
Pada dasarnya, aplikasi Proxy berbasis Windows bisa saja digunakan. Namun, agar lebih mudah, gunakan aplikasi Proxy yang sederhana, seperti AnalogX, yang bisa diperoleh melalui http://www.analogx.com/contents/download/network/proxy.htm (http://www.analogx.com/files/proxyi.exe).
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

1. Setelah menginstal dan menjalankan program ini, icon AnalogX Proxy muncul di System Bar pojok paling kiri (lihat Gambar 1).



Gambar 1: Bila AnalogX Proxy sudah aktif, pastikan icon di pojok kanan-bawah berwarna hijau.


2. Klik-kanan pada icon AnalogX Proxy dan pilih “Configure”. Untuk aplikasi Internet, aktifkan service HTTP saja dan klik “OK” (lihat Gambar 2).



Gambar 2: Untuk aktifitas berselancar, aktifkan layanan HTTP saja.


3. Selanjutnya, klik-kanan pada icon AnalogX Proxy dan pilih “Net Info”. Catat alamat IP komputer anda yang terdapat dalam baris “This computer address” (lihat Gambar 3).



Gambar 3: Catat alamat IP ini untuk dikonfigurasi pada setting koneksi PDA.



Mengkonfigurasi PDA
Langkah terakhir adalah mengkonfigurasi PDA. Di sini, sistem operasi yang digunakan adalah Windows Mobile 2003 Pocket PC. Berikut langkah-langkahnya:

1. Masuklah ke menu Connection. Untuk itu, pilih menu “Start | Settings | Connections”. Lalu, pilih icon “Connections” (lihat Gambar 4).



Gambar 4: Buka jendela konfigurasi koneksi Internet melalui menu Start > Settings.


2. Pada jendela berikutnya, pilih tab “Advanced”. Kemudian, pilih “Select Networks”. Di sini, kita akan membuat profile koneksi baru untuk memudahkan anda bila sering berganti-ganti jaringan koneksi Internet (lihat Gambar 5).



Gambar 5: Pilih setting jaringan yang ingin digunakan melalui Select Networks.


3. Pada jendela “Network Management”, tekan tombol “New” di area “Programs that automatically connect to the Internet should connect using:” (lihat Gambar 6).



Gambar 6: Untuk membuat profil baru, pilih New.


4. Pada tab “General”, berikan nama untuk setting ini, misalnya “Internet via Kantor”. Selanjutnya, pilih tab “Proxy Settings” (lihat Gambar 7).



Gambar 7
: Berikan nama profil jaringan dan buka Proxy Settings.


5. Aktifkan option “This network connects to the Internet” dan option “This network uses a proxy server to connect to the Internet”. Lalu, pada kolom “Proxy Server:”, masukkan alamat IP komputer yang telah anda catat sebelumnya. Setelah terisi lengkap, pilih tab “Advanced” (lihat Gambar 8).


Gambar 8: Centangkan semua pilihan dan masukkan alamat IP dari PC.


6. Di baris “HTTP”, kolom “Server” juga diisi dengan alamat IP yang sama. Sementara pada kolom “Port”, berikan nilai “6588”. Angka ini sudah menjadi nilai default yang telah ditentukan AnalogX Proxy (lihat Gambar 9). Terakhir, tutup jendela “Settings” dengan memilih “OK” di pojok kanan atas.



Gambar 9: Isi kolom Port dengan nomor yang sudah ditetapkan (6588).


Selanjutnya, pastikan icon AnalogX Proxy berwarna hijau, yang berarti konfigurasi tidak bermasalah. Demikian juga dengan icon Microsoft ActiveSync setelah PDA dihubungkan dengan komputer melalui kabel USB. Sekarang, anda telah siap berselancar di Internet dengan membuka Internet Explorer pada PDA (lihat Gambar 10). Bila PDA tidak dapat terkoneksi dengan Internet, pastikan port 6588 tidak diblokir oleh Administrator jaringan anda.



Gambar 10: Setelah semuanya okay, PDA Pocket PC siap berselancar ke mana saja.



Dipublikasikan karena tidak dimuat hehe...


Mengupgrade Sendiri Memori RAM Notebook/Laptop

Mengupgrade Sendiri Memori RAM Notebook/Laptop

Sekilas Seputar RAM dan RAM Notebook

RAM merupakan singkatan dari Random Memory Access, yaitu jenis memori yang bersifat volatile (dapat ditambah, diubah dan dihapus). Kebalikannya adalah ROM (Read Only Memory) yang bersifat non-volatile atau tidak dapat (baca: sulit) ditambah, diubah maupun dihapus. Bentuk-bentuk ROM antara lain chip EEPROM (jenis ini sangat dikenal oleh anak elektro), CD software/audio ataupun Flash Memory (seperti USB Flash Disk, Memory Card). Dikatakan volatile karena setelah komputer direstart misalnya, data yang tersimpan dalam RAM akan hilang. Sementara, data dalam ROM masih tetap tersimpan.

Pada sebuah komputer, memori RAM ini berfungsi sebagai penampung data (dalam bentuk file) untuk diproses oleh prosesor (CPU). Jadi, pada dasarnya semakin besar kapasitas RAM, semakin cepat sebuah proses dilakukan karena prosesor dapat memproses lebih banyak data apabila diperlukan.

Jenis memori RAM juga bermacam-macam dari sudut cara kerja dan desainnya (module). Biasanya notebook aktual menggunakan jenis memori DDR-SDRAM, DDR2-SDRAM atau DDR3-SDRAM. Jenis RAM notebook ini menggunakan module SODIMM (Small Outline Dual Inline Memory Module). Jadi, bila ingin membeli memori RAM untuk notebook, pilih tipe SODIMM dari jenis DDR-SDRAM (juga disebut DDR aja), DDR2 atau DDR3, tergantung yang digunakan di laptop Anda. Begituuu...

Gambar: Memori SODIMM untuk Notebook.

Mengapa RAM Perlu Diupgrade?

Mengupgrade RAM biasanya dilakukan karena adanya kebutuhan untuk menambah kinerja notebook dan karena adanya persyaratan yang harus dipenuhi untuk menginstal software tertentu. Memang, kecepatan yang diharapkan tidak begitu terasa signifikan. Namun, software bisa berjalan lebih mulus dan cepat daripada sebelumnya. Apalagi bila sedang menggunakan aplikasi yang berat seperti pengolah video/audio/grafik. Selain itu, upgrade RAM juga diperlukan bila instalasi sebuah software mengharuskannya. Sebagai contoh, untuk menginstal sistem operasi Windows Vista Home Edition dibutuhkan RAM sebesar 512 MB. Jadi, bila notebook hanya memiliki RAM sebesar 256 MB, proses instalasi akan terhenti dengan pesan memori RAM kurang. Faktor lain adalah karena mengupgrade memori RAM laptop paling mudah dilakukan. Lokasi memori RAM terpasang sangat mudah diakses/dijangkau. Kita hanya membutuhkan obeng kembang saja.

Apa-Apa Saja yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menambah Memori Notebook?

Pertama adalah garansi notebook. Apabila notebook masih bergaransi dan pengguna dilarang untuk membuka sekrup-sekrup pada lokasi pemasangan memori, maka JANGAN mengupgradenya sendiri. Mintalah dealer Anda untuk memasangnya. Apabila garansi sudah lewat (kedaluarsa), upgrade dapat dilakukan sendiri.

Kedua, sebelum memasang memori yang baru, notebook HARUS benar-benar dimatikan (shutdown), bukan dalam mode STANDBY atau HIBERNATE. Bila dilakukan dalam mode ini, bisa merusak memori tersebut. Untuk itu, gunakan menu "START | Turn Off Computer | Turn Off".

Ketiga, biasanya notebook memiliki 2 slot memori. Bila memiliki RAM sebesar 256 MB, kemungkinan masih ada satu slot lainnya yang kosong dan dapat ditambah dengan satu keping modul 256 MB dari jenis RAM yang SAMA PERSIS (boleh beda produsen). Apabila memiliki RAM sebesar 512 MB atau 1024 MB, coba periksa apakah kedua slot RAM sudah terpakai. Bila keduanya sudah terpakai, maka tidak ada kemungkinan mengupgrade dengan menambah modul RAM. Anda hanya dapat membeli modul RAM baru dengan kapasitas yang lebih besar. Misalnya: Pada RAM notebook sebesar 512 MB, Anda dapat menambah satu modul 512 MB lagi (sehingga akhirnya menjadi 1024 MB) apabila RAM sebesar 512 MB tersebut menggunakan modul satu keping. Jadi, masih ada satu slot yang kosong untuk satu keping modul 512MB. Demikian juga dengan RAM notebook sebesar 1024 MB. Apabila menggunakan satu keping modul 1024 MB, maka memori dapat ditambah dengan satu keping modul 1024 MB sehingga menjadi 2048 MB (2 GB). Agar tidak salah membeli RAM, bawa saja RAM notebook Anda ke toko komputer. Namun, perlu diperhatikan juga kapasitas memori RAM yang dapat didukung oleh motherboard notebook. Untuk itu, periksalah buku manual notebook untuk memastikan berapa besar RAM yang didukung oleh motherboard notebook, apakah 1 GB, 2 GB atau 4 GB.

Cara Memasang Memori

Setelah memori tambahan tersedia, lakukan langkah-langkah berikut:

1. Matikan komputer melalui menu Shutdown dan lepaskan kabel power.

2. Balikkan notebook dan cari lokasi memori terpasang. Notebook yang "baik" biasanya memberikan petunjuk tulisan (seperti "Memory") di bagian bawah notebook. Bila tulisan tersebut tidak tersedia, coba saja untuk membuka sebuah penutup (biasanya dikunci dengan 1 atau 2 sekrup) dan lihat apakah ada modul memori terpasang di dalamnya.

Gambar No. 2: Lokasi RAM dapat diketahui dari tulisan "Memory".

3. Bila sudah diketahui, buka sekrup dengan obeng (biasanya diputar ke kiri). Lalu, angkat penutupnya.

Gambar No. 3: Buka sekrup dengan obeng ke kiri.

4. Bila ingin melepas memori (untuk dibawa ke toko komputer agar tidak salah beli), tekan ke arah luar <- [modul_memori] -> pada kedua kait di samping kiri dan kanannya secara bersamaan. Bila ditekan dengan benar, modul memori akan langsung terangkat ke atas dan ambil saja.

Gambar No. 4: Kedua kait ditekan ke luar secara bersamaan.
Gambar No. 4: Setelah kait ditekan, modul terangkat ke atas.

5. Bila ingin memasang memori tambahan, sisipkan memori tambahan ke slot secara miring. Pin pada memori dihadapkan ke slot dan sesuaikan celah pada keping memori dengan lekukan pada slot.

Gambar No. 5: Miringkan modul memori ke slot dan sesuaikan celah pada memori dan lekukan pada slot.

6. Bila sudah sesuai, tekan modul memori ke bawah sampai bunyi klik dan modul terpasang dengan kencang (tidak lagi naik ke atas).

Gambar No. 6: Tekan modul ke bawah.

7. Bila sudah terpasang, pasang penutupnya dan sekrup kembali.

8. Selesai. Nyalakan notebook.